Menurut Airlangga, salah satu sektor yang dapat diperkuat melalui kerja sama IMT-GT adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Airlangga berharap pengembangan KEK di Sumatera Utara dapat semakin ditingkatkan sebagai bagian dari integrasi kerja sama ekonomi kawasan. Penguatan kawasan ekonomi tersebut dinilai dapat membuka peluang peningkatan investasi dan aktivitas ekonomi.
Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir mengatakan masih terdapat berbagai peluang yang dapat dikembangkan melalui kerja sama Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Salah satu peluang tersebut berada pada sektor energi baru terbarukan, termasuk penguatan rencana ASEAN Power Grid sebagai jaringan listrik regional di kawasan Asia Tenggara.
Selain sektor energi, peningkatan konektivitas melalui berbagai proyek fisik juga dinilai penting untuk semakin mempererat hubungan ekonomi ketiga negara. Konektivitas yang lebih baik diharapkan mendukung kelancaran perdagangan dan investasi.
Kerja sama IMT-GT diharapkan dapat memanfaatkan kedekatan geografis Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk meningkatkan perdagangan, investasi, konektivitas, serta pertumbuhan ekonomi kawasan.
Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Medan menjadi salah satu forum untuk memperkuat agenda kerja sama tersebut. Pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Malaysia pada 2027, sementara Thailand akan menjadi tuan rumah pada 2028.
Liputan : Tim
Redaktur : Arif
0 Response to "Airlangga: IMT-GT Dorong Percepatan Proyek Strategis Kawasan"
Posting Komentar