JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta para pengusaha dan pemilik usaha segera melaporkan apabila menemukan praktik premanisme, pungutan liar (pungli), maupun tindak kejahatan lainnya yang mengganggu aktivitas dunia usaha.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam acara Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).
Kapolri menegaskan bahwa setiap laporan mengenai gangguan keamanan dan praktik pungutan liar akan ditindaklanjuti oleh kepolisian. Penindakan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan rasa aman bagi pelaku usaha maupun pekerja.
Menurutnya, praktik premanisme dan pungli dapat mengganggu kegiatan perusahaan serta menciptakan ketidakpastian dalam menjalankan usaha. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat berdampak terhadap kepercayaan pelaku usaha dan investor.
Karena itu, Kapolri mendorong para pengusaha agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk gangguan keamanan yang ditemukan di lingkungan kegiatan usaha. Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha dinilai penting dalam membantu kepolisian memberantas berbagai bentuk kejahatan.
Kapolri juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan usaha yang aman dan kondusif. Stabilitas keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan ekonomi sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat.
Pemberantasan premanisme dan pungli diharapkan tidak hanya memberikan perlindungan kepada pengusaha, tetapi juga kepada pekerja serta masyarakat di sekitar kawasan industri. Dengan keamanan yang terjaga, kegiatan produksi dan perekonomian dapat berlangsung secara lebih optimal.
Melalui langkah tersebut, Polri menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha. Para pengusaha diminta segera melapor apabila menemukan premanisme, pungli, atau tindak kejahatan lainnya agar dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Liputan : Tim
Redaktur : Arif
0 Response to "Kapolri Minta Pengusaha Laporkan Premanisme dan Pungli yang Ganggu Dunia Usaha"
Posting Komentar