Kondisi jalan berlumpur dan dipenuhi genangan air di Nagori Seimerbo, Huta 3 Tanjung Marihat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Warga mengeluhkan kerusakan jalan yang disebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun serta manajemen PTPN IV Kebun Tinjowan memberikan perhatian dan mencari solusi perbaikan. (Foto: Dokumentasi warga/SinarmediaTV)


SIMALUNGUN, SUMATERA UTARA — SMTV — Kondisi akses jalan di Nagori Seimerbo, Huta 3 Tanjung Marihat, Kabupaten Simalungun, memprihatinkan. Jalan yang tampak berlumpur, dipenuhi genangan air, dan memiliki bekas roda kendaraan tersebut dikeluhkan warga karena menyulitkan aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan keterangan warga setempat, kerusakan jalan itu disebut telah berlangsung selama puluhan tahun. Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan melakukan penanganan agar akses transportasi yang mereka gunakan dapat kembali layak dilalui.

Kerusakan jalan tersebut menjadi persoalan penting bagi warga, mengingat akses transportasi memiliki peran besar dalam menunjang kegiatan ekonomi, memenuhi kebutuhan sehari-hari, hingga mendukung mobilitas anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah.

Warga Bingung Harus Mengadu ke Mana Lagi

Keluhan mengenai kondisi jalan tersebut menimbulkan keprihatinan masyarakat. Warga mengaku belum melihat penanganan yang mampu menyelesaikan persoalan akses jalan yang selama ini mereka hadapi.

Salah seorang warga mengungkapkan harapannya agar ada pihak yang bersedia turun langsung melihat kondisi jalan tersebut.

"Entah sama siapa kami mengadu lagi, Bang. Padahal jalan desa kami ini sangat kami butuhkan. Jalan ini merupakan akses keluar masuk warga untuk beraktivitas, termasuk anak-anak kami yang mau berangkat sekolah. Kami berharap ada pihak yang benar-benar peduli dan turun langsung melihat kondisi jalan kami," ungkap seorang warga, Rabu (21/10/2026).

Warga berharap keluhan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah dan segera ditindaklanjuti melalui pemeriksaan langsung di lokasi.

Berharap Pemkab Simalungun Segera Turun ke Lapangan

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui instansi yang membidangi infrastruktur jalan segera melakukan peninjauan terhadap kondisi akses jalan di Nagori Seimerbo, Huta 3 Tanjung Marihat.

Pemerintah kecamatan dan pemerintahan nagori juga diharapkan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan status jalan, kewenangan pengelolaan, serta langkah penanganan yang dapat dilakukan sesuai ketentuan dan kemampuan anggaran.

Perbaikan infrastruktur jalan dinilai penting untuk menunjang kelancaran aktivitas masyarakat. Terlebih, akses jalan yang sulit dilalui dapat menambah beban warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Masyarakat berharap penanganan tidak berhenti pada pendataan atau peninjauan semata, tetapi dilanjutkan dengan rencana penyelesaian yang jelas.

Warga Harapkan Perhatian PTPN IV Kebun Tinjowan

Selain pemerintah, masyarakat juga berharap manajemen PTPN IV Kebun Tinjowan memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut.

Harapan itu disampaikan warga karena lokasi jalan disebut berdekatan dengan areal perkebunan PTPN IV Kebun Tinjowan.

Masyarakat berharap perusahaan dapat mempertimbangkan kemungkinan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), sesuai dengan ketentuan, program, dan kewenangan perusahaan.

Warga berharap adanya komunikasi antara pemerintah setempat, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan untuk mencari kemungkinan solusi yang dapat membantu memperbaiki akses jalan tersebut.

Meski demikian, status kepemilikan dan kewenangan pengelolaan jalan perlu dipastikan terlebih dahulu agar penanganannya dapat dilakukan oleh pihak yang tepat.

Masyarakat Menanti Solusi Nyata

Kondisi jalan di Nagori Seimerbo, Huta 3 Tanjung Marihat, menjadi pengingat pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah permukiman masyarakat.

Jalan yang layak bukan hanya mendukung kelancaran transportasi, tetapi juga berperan dalam menunjang pendidikan, perekonomian, dan kesejahteraan warga.

Masyarakat kini berharap pemerintah dan pihak terkait segera melihat langsung kondisi tersebut serta memberikan kejelasan mengenai kemungkinan penanganannya.

Sudah berapa lama lagi warga harus menunggu agar akses jalan yang mereka butuhkan mendapatkan perhatian?

Pertanyaan itu menjadi harapan masyarakat yang mendambakan perubahan kondisi jalan agar lebih aman dan nyaman digunakan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Simalungun, pemerintah setempat, maupun manajemen PTPN IV Kebun Tinjowan terkait keluhan warga tersebut. Redaksi membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi dan informasi mengenai rencana penanganan jalan demi memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.


Penulis : T Sinambela 

Editor : Arif